Ciri-Ciri Umbi Akar dan Klasifikasi Ilmiah mereka

Umbi adalah salah satu organ tanaman yang dimodifikasi dari organ lain pada tanaman, salah satunya adalah dari batang, yang dapat disebut umbi batang.

Stem umbi umumnya membentuk dekat permukaan tanah. Salah satu karakteristik umbi batang adalah bahwa mereka memiliki beberapa simpul yang disebut mata yang dapat berkembang menjadi tunas.

Setiap pucuk yang muncul pada umbi kemudian dapat dipotong dan ditanam untuk menghasilkan tanaman baru.

Karakteristik umbi batang

Umbi batang adalah umbi yang berasal dari pembengkakan batang, yang dapat menyimpan air dan nutrisi.

Nutrisi dan air ini digunakan dalam kondisi yang tidak menguntungkan seperti musim kemarau atau musim dingin.

Keturunan baru atau umbi yang tumbuh dari pucuk dalam sampel umbi batang melekat pada ujung rimpang hipogeogenik.

Pada musim gugur tanaman mati, kecuali umbi-umbian keturunan baru yang memiliki satu tunas dominan, yang menghasilkan batang dan daun di musim semi, dalam pembusukan umbi dan umbi-umbian baru mulai tumbuh.

Beberapa tanaman juga membentuk umbi kecil dan TBC yang bertindak seperti biji, menghasilkan tanaman kecil yang menyerupai biji. Beberapa umbi berumur panjang, seperti umbi begonia.

Karakteristik umbi batang

Berikut ini adalah karakteristik umbi batang, termasuk:

Akar

Umbi batang memiliki akar yang umumnya tersebar dan memiliki ukuran kecil dan halus. Warna root agak putih. Bisa masuk ke tanah hingga kedalaman 45 cm. Namun, secara umum akar umbi ini masuk dan mengelompok hanya pada kedalaman tanah 25 cm.

Batang

Umbi batang berarti batang yang bentuknya segi empat atau pentagon dengan tekstur agak keras dan berwarna hijau tua dengan pigmen ungu. Diameter batangnya cukup kecil dengan panjang hanya sekitar 50-120 cm. Umbi batang memiliki tiga jenis bentuk batang yaitu tegak, menyebar, dan menyebar.

Pada batang ada rongga dan tidak berkayu, kecuali jika sudah tua maka batang bawah akan berubah menjadi kayu.

Daun

Umbi batangnya subur daun lonjong dan lancip, dan tulang daunnya menyirip. Seperti kebanyakan tanaman lain, daun di umbi batang juga berfungsi sebagai temp

Daunnya berwarna hijau muda sampai hijau tua, beberapa bahkan abu-abu atau merah dengan permukaan daun yang membentuk bulu. Daun pada umbi memiliki tunas tambahan. sedangkan umbi umbi tidak memiliki daun bersisik dan kuncup ekstra.

Bunga

Umbi batang memiliki arti bunga yang berukuran cukup kecil dengan warna merah, ungu, dan juga putih.

Buah

Umbi batang berwarna hijau, merah, kuning, putih atau hijau keputihan, berlendir dan memiliki kulit buah.

Tunas

Umbi batang memiliki pucuk apikal (pucuk pucuk), yaitu pucuk yang tumbuh pada pucuk batang. Dominasi apikal dan pembentukan cabang lateral dipengaruhi oleh keseimbangan konsentrasi hormon. Dominasi apikal dapat diartikan sebagai persaingan antara tunas pucuk dan tunas lateral dalam hal pertumbuhan.

Selama masih ada tunas / apikal, pertumbuhan tunas lateral akan terhambat sampai jarak tertentu dari tunas. Dominasi apikal adalah karena adanya hormon auksin yang disebarkan dari tunas tunas ke bawah (polar) dan dimakamkan di tunas lateral. Ini akan menghambat pertumbuhan tunas lateral karena konsentrasinya masih terlalu tinggi.

_

Nah, itulah penjelasan dan ulasan lengkap untuk semua pembaca terkait dengan berbagai karakteristik morfologi umbi batang dan klasifikasi ilmiah. Semoga melalui materi ini dapat memberikan wawasan dan menambah pengetahuan yang mendalam bagi semua pembaca. Terima kasih.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*